Yang Terlupakan
Karya : Iwan Fals
Karya : Iwan Fals
Denting piano kala jemari menari
Nada merambat pelan dikesunyian malam
Saat datang rintik hujan bersama sebuah bayang
Yang pernah terlupakan
Nada merambat pelan dikesunyian malam
Saat datang rintik hujan bersama sebuah bayang
Yang pernah terlupakan
Hati kecil berbisik untuk kembali padanya
Seribu kata menggoda seribu sesal didepan mata
Seperti menjelma waktu aku tertawa
Kala memberimu dosa
Seribu kata menggoda seribu sesal didepan mata
Seperti menjelma waktu aku tertawa
Kala memberimu dosa
Oh maafkanlah
Oh maafkanlah
Oh maafkanlah
Rasa sesal didasar hati diam tak mau pergi
Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi
Namun senyummu tetap mengikuti
Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi
Namun senyummu tetap mengikuti
( Album Sarjana Muda 1981 & Album Mata Dewa 1989 )
Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961) yang populer dengan nama Iwan Fals adalah seorang Penyanyi beraliran Balada, Pop, Rock, dan Country. Pria ini menjadi salah satu legenda di Indonesia. Karya lagunya banyak memuat kritik sosial-politik dan cukup puitis untuk dinikmati.
Iwan fals banyak mendapat penghargaan. Yang terbaru adalah Penghargaan "LIFETIME ACHIEVEMENT AWARDS" The Legend Iwan Fals 40 Tahun Berkarya di Dunia Musik Indonesia dari NET. di Indonesian Choice Awards (2014).
Enam Album Iwan Fals (Swami, Sarjana Muda, Kantata Takwa, Mata Dewa, Orang Gila, Aku Sayang Kamu) Masuk dalam 150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa pada Tahun (2007). Pernah mendapatkan Talk Less Do More Award sebagai salah satu Class Music Heroes 2009. Lagunya bersama {Swami} yang berjudul [Bongkar] menerima penghargaan 150 lagu terbaik sepanjang masa versi Majalah Rolling Stone peringkat 1. Selain itu juga pernah mendapat Penghargaan Satyalancana Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia (2010); Bintang Satyalencana Kebudayaan 2010; Soegeng Sarjadi Awards on Good Governance Katagori Masyarakat Sipil yang Memberikan Banyak sumbangsih pemikirannya lewat lagu-lagu pro demokrasi (2012).