Music Puisi

Music Puisi

Revolution Lagu Bermuatan Politik Paling Berani The Beatles

0

Lagu "Revolution" oleh The Beatles, dirilis pada tahun 1968, memiliki sejarah penciptaan yang kaya, mencerminkan konteks sosial-politik pada masa itu serta dinamika kreatif dalam band. Pada 1968, The Beatles sedang berada di puncak eksperimentasi musikal mereka, dan "Revolution" menunjukkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan energi rock yang lebih mentah setelah fase psychedelic mereka. Meskipun Lennon adalah penggerak utama, Paul McCartney dan George Harrison memberikan masukan penting, terutama dalam aransemen versi single yang lebih keras.

Latar Belakang dan Inspirasi:
Terkait konteks sosial-politik, lagu "Revolution" diciptakan di tengah gejolak sosial global pada akhir 1960-an, termasuk protes anti-Perang Vietnam, gerakan mahasiswa di Eropa, dan kerusuhan sipil di Amerika Serikat. John Lennon, penulis utama lagu ini, terinspirasi oleh suasana revolusioner tersebut, tetapi juga merasa ambivalen terhadap kekerasan yang sering menyertai gerakan tersebut.

Dari sisi pribadinya, Lennon dipengaruhi oleh diskusi politik dengan tokoh-tokoh seperti Tariq Ali dan pengalaman spiritualnya selama retret meditasi di India bersama Maharishi Mahesh Yogi pada awal 1968. Di sana, ia mulai menulis lagu ini sebagai respons terhadap ketegangan antara idealisme revolusi dan keinginannya untuk perubahan damai.

Proses Penulisan Lagu:
Lagu "Revolution" awalnya ditulis oleh Lennon di India pada Februari 1968. Lagu ini awalnya merupakan bagian dari eksplorasi yang lebih panjang, yang kemudian menjadi dua versi berbeda: "Revolution 1" (versi lambat, direkam untuk The White Album) dan "Revolution" (versi cepat, dirilis sebagai sisi-B single "Hey Jude").

Lirik lagu mencerminkan sikap ambivalen Lennon. Baris seperti "You say you want a revolution, well, you know, we all want to change the world" menunjukkan dukungan terhadap perubahan sosial, tetapi frasa "But when you talk about destruction, don't you know that you can count me out" mengungkapkan keengganannya terhadap kekerasan revolusioner. Dalam versi The White Album, Lennon menambahkan kata "in" setelah "out" ("count me out—in"), mencerminkan keragu-raguannya.

Ada pengaruh Maoisme dalam penulisan lagu ini. Referensi ke "Chairman Mao" dalam lirik menunjukkan keterlibatan Lennon dengan gagasan-gagasan kiri radikal, meskipun ia juga mengkritik dogmatisme ideologi tersebut.

Proses Rekaman:
Versi "Revolution 1" (The White Album) direkam pada Mei-Juni 1968 di Abbey Road Studios. Versi ini lebih lambat, dengan nuansa bluesy, menampilkan pengaruh R&B dan suasana santai. Lennon ingin lagu ini menjadi single, tetapi Paul McCartney dan George Harrison merasa temponya terlalu lambat untuk pasar single saat itu.

Versi "Revolution" (Single) direkam pada Juli 1968, versi ini lebih cepat, bertenaga, dan agresif, dengan distorsi gitar yang kuat, menjadikannya salah satu lagu rock paling keras The Beatles pada saat itu. Gitaris tambahan, Nicky Hopkins, berkontribusi pada piano elektrik, memberikan tekstur yang khas. Efek distorsi pada gitar diciptakan dengan sengaja untuk mencerminkan intensitas revolusi. Versi single ini terkenal dengan suara gitar yang "kotor" dan agresif, yang dicapai dengan membebani amplifier hingga menghasilkan distorsi alami, teknik yang inovatif pada masa itu.

Rilis dan DampakRilis:
Lagu "Revolution" versi cepat dirilis sebagai sisi-B single "Hey Jude" pada 26 Agustus 1968 di AS dan 30 Agustus di Inggris. Versi "Revolution 1" muncul di The White Album (rilis November 1968).

Respon publik beragam. Lagu ini memicu kontroversi. Sebagian pendengar, terutama aktivis sayap kiri, merasa Lennon "mengkhianati" semangat revolusi karena sikapnya yang ambigu terhadap kekerasan. Namun, lagu ini juga dipuji karena keberaniannya mengangkat isu politik secara langsung. "Revolution" dianggap sebagai salah satu lagu The Beatles yang paling berani secara politis, mencerminkan kemampuan mereka untuk menggabungkan musik pop dengan komentar sosial. Lagu ini juga menjadi inspirasi bagi generasi musisi rock yang ingin mengekspresikan pandangan politik.

The Beatles – Revolution (1968) The Beales 1+ (2015)



The Beatles – Revolution (1968) The Beales 1+ (2015)

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default